Waspada, Ini 5 Tanda Anak Kekurangan Kalsium

Seperti yang kita ketahui, kalsium merupakan nutrisi penting untuk kesehatan tulang. Pada anak, kalsium dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan tulang. Sedangkan untuk orang dewasa kalsium dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat dan mencegah osteoporosis.

Melansir temuan John Hopkins University, anak yang kekurangan kalsium tidak mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D (yang membantu penyerapan kalsium) berisiko lebih tinggi terkena rakhitis. Rakhitis adalah penyakit pelunakan tulang yang menyebabkan kaki bengkok, pertumbuhan yang buruk, dan terkadang nyeri dan kelemahan otot.

Institute of Medicine (IOM) memaparkan pada usia anak 1-3 tahun dibutuhkan 700 mg kalsium setiap hari. Untuk usia 4-8 tahun dibutuhkan 1000 mg sedangkan 9-18 tahun dibutuhkan 1300 mg kalsium per hari. Berikut ini 5 tanda anak yang kekurangan kalsium yang patut diketahui orang tua.  

Kram otot

Waspada jika anak kerap mengeluh nyeri dan kram pada otot-ototnya. Hal ini terjadi karena kalsium termasuk mineral yang membantu kinerja otot.

Mengutip laman NDTV, Kram otot juga merupakan gejala awal kekurangan kalsium. Kram otot tunggal mungkin tidak mengkhawatirkan, tetapi jika anak mengalami cukup banyak kram dalam sehari, ada kemungkinan ia kekurangan kalsium.

Kekurangan kalsium juga menyebabkan nyeri otot, kontraksi dan ketidaknyamanan secara keseluruhan karena mineral ini membantu menggerakkan otot anak saat ia sedang aktif bergerak.

Anak sulit tidur

Gejala lain yang patut Anda perhatikan adalah anak yang sulit untuk tidur. Hasil temuan Kids Health menyatakan bahwa anak bisa tidur dengan nyenyak saat kadar kalsium di dalam darah berada dalam kondisi normal. Hal ini lantaran kalsium merangsang tubuh untuk melepaskan melatonin. Senyawa ini yang membuat seseorang bisa tidur dengan nyenyak.

Makan banyak tapi mudah lelah

Pada usia 4-8 tahun, anak akan mulai aktif bergerak untuk memenuhi rasa ingin tahunya. Anak mungkin mendapat asupan gizi dari makanan sehari-hari. Namun kekurangan kalsium membuat anak cepat merasa lelah walaupun nafsu makannya tinggi.

Melansir laman Healthline, vitamin dan mineral dalam susu penting untuk menjaga stamina anak, terutama saat ia sedang berolahraga atau aktif bergerak. Kalsium juga berperan penting memastikan otot dan saraf bekerja dengan baik dan dalam pelepasan hormon dan enzim. Jadi jika kadar kalsium darah rendah, tubuh mengambil kalsium dari tulang untuk membantu fungsi tersebut.

Kerusakan kuku dan kulit

Kekurangan kalsium kronis dan vitamin D dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan kuku. Mengutip laman Medical News Today kulit mungkin menjadi kering dan gatal, dan para peneliti telah menghubungkan hipokalsemia dengan eksim dan psoriasis. Eksim adalah istilah umum untuk peradangan kulit. Gejala berupa gatal, kemerahan, dan kulit melepuh. Eksim sangat bisa diobati, sedangkan psoriasis bisa ditangani, tetapi tidak ada obatnya.

Kekurangan kalsium dapat menyebabkan kuku kering, patah, dan rapuh. Ini juga dapat berkontribusi pada alopecia, suatu kondisi yang menyebabkan rambut anak mudah rontok.

Gigi berlubang

Saat kekurangan asupan kalsium tubuh menariknya dari tulang dan gigi. Lewat penelitian yang dipublikasikan John Hopkins University hal ini dapat menyebabkan masalah gigi, termasuk akar yang lemah, gusi yang iritasi, gigi rapuh, dan kerusakan gigi. Selain itu, kekurangan kalsium pada bayi dapat memperlambat pembentukan gigi.

Itu tadi berbagai gejala anak yang kekurangan kalsium yang patut Anda perhatikan. Sebagai nutrisi yang dibutuhkan anak, kalsium tidak hanya baik untuk kesehatan tulang. Namun sangat penting untuk tumbuh kembang si kecil.

Sekarang manfaat kalsium, fosfor, vitamin D, dan gizi penting untuk pertumbuhan anak bisa kamu dapatkan dalam susu segar MilkLife. MilkLife diproses dari susu sapi perah Frisian Holstein terbaik. Sapi jenis inilah yang menjadi kunci kesegaran, sumber energi dan protein tinggi MilkLife.

Selain diperah dari sapi Frisian Holstein pilihan, MilkLife juga menggunakan teknologi pemerahan berstandar internasional tanpa sentuhan tangan. Sebelum dikemas, susu melewati tahap pasteurisasi. Pasteurisasi adalah proses pemanasan yang dilakukan untuk membunuh bakteri pada susu segar. MilkLife adalah satu-satunya produk di Indonesia yang menggunakan teknologi pasteurisasi dari Jepang.

MilkLife memiliki tiga varian yakni susu segar Pure dan rasa Coklat. Bagi Anda yang memiliki lactose intolerance, MilkLife juga menyediakan varian Lactose Free pertama di Indonesia. Varian Lactose Free aman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki lactose intolerant. Sehingga Anda tidak perlu takut mual, diare, dan perut kembung setelah minum susu. Tersedia juga ukuran 1 Liter dan 200 ml untuk semua varian rasa.